Senin, 22 Nopember 2021
Judul
: Pelatihan Guru Motivator Literasi Digital (GMLD)
Grup
: 4
Resume ke :10
Tema
: Anak Muda Berani Bikin Perubahan di Dunia Digital
Nara Sumber : Rosminiyati
Moderator : Muliadi
Ibu Rosminiyati tak hanya sebagai
nara sumber pada pertemuan ini, tetapi juga salah satu insiprasi saya untuk
maju menggali potensi. Saya belum berjumpa secara langsung, namun mendengar
dari kawan yang lebih mengenal beliau dari tahun 2006, saya menemukan orang
yang benar-benar mendorong orang di sekitarnya untuk maju, berani melangkah dan
mempunyai tekad yang kuat untuk berani membuat perubahan dalam hal positif
salah satunya melalui dunia digital.
Terdapat 2 kata kunci yang
menjadi pedoman pembahasan kita, BERANI dan PERUBAHAN. Dua kata yang tidak bisa
dipisahkan ketika suatu langkah diciptakan.
✅Berani, berdasarkan KBBI V
online diartikan “mempunyai hati yang mantap dan rasa percaya diri yang besar
dalam menghadapi bahaya, kesulitan, dan sebagainya; tidak takut (gentar,
kecut).
✅Perubahan adalah hal (keadaan)
berubah; peralihan; pertukaran. (KBBI V online). Tentu saja, dalam hal ini
adalah perubahan dari keadaan semula menjadi lebih baik dari pada sebelumnya.
Mengapa perlu melakukan perubahan di dunia digital?
1. Kebutuhan. Misalnya dalam
pendidikan, mulai dari urusan administrasi sampai pembelajaran sudah
menggunakan fasilitas yang ditawarkan di dunia digital. Hal ini mengakibatkan,
mau tidak mau, perubahan kearah digitalisasi menjadi suatu kebutuhan.
2. Menyalurkan hobi.
3. Tambahan penghasilan.
4. Berbagi.
Hal-Hal yang mempengaruhi Perubahan di Dunia Digital
👉 Tekad/semangat.
👉
Lingkungan.
👉 Sarana/Prasarana.
👉 Kesempatan.
👉 Dukungan.
Sebagai motivator bagi anak muda (murid-murid, anak-anak),
kita harus bisa menggerakkan orang lain agar mau berubah, tentunya kita sudah
harus menggerakkan diri kita sendiri untuk berubah. Mengapa? Karena kita adalah
guru dan orang tua yang menjadi model bagi murid-murid dan anak-anak kita.
Terkait perubahan, masing-masing kita tentu saja berbeda.
Perubahan untuk masing-masing kita disesuaikan dengan kondisi awal yang kita
punya.
Bentuk/Jenis Perubahan di Dunia Digital:
1. Tidak bisa -> bisa;
2. Tidak berani -> berani;
3. Sudah bisa -> banyak/terampil;
4. Banyak -> berkualitas;
5. Sendiri -> kolaborasi;
6. Sederhana/biasa -> istimewa/unik/menarik;
7. Tidak berguna -> bermanfaat;
8. Untuk sendiri -> berbagi/inspiratif/memotivasi;
9. Dan lain-lain.
Gerakan perubahan di dunia digital dapat dilakukan dengan
berbagai hal, diantaranya:
Dari gerakan perubahan
diatas, kita tidak akan tahu kita sanggup atau tidak dalam sebuah
perubahan, jika kita tidak MULAI menapakkan kaki di anak tangga pertama atau
langkah pertama.
Kita sebagai orang tua atau guru
harus mampu memotivasi siswa atau anak-anak untuk segera MULAI pemahaman
mereka, bagaimana penggunaan media digital yang akan membawa kebaikan pada
mereka dengan mengalihkan kepada kegiatan lain yang jauh lebih bermanfaat.
Bagaimana caranya?
1. Kolaborasi.
Kita berada pada komunitas sekolah yang luas. Anak-anak didik kita jumlahnya
banyak. Kita tidak mungkin bisa melakukannya sendiri. Oleh karena itu, perlu
dibangun kolaborasi di antara sesama guru.
2. Melakukan sosialisai tentang literasi
digital. Kita bisa menggunakan materi yang sudah kita peroleh dari pelatihan
GMLD ini, misalnya ketika pertemuan langsung/tatap muka di dalam ruangan kelas
atau pada saat upacara atau waktu khusus.
3. Memfasilitasi siswa kita melakukan
hal-hal positif dalam dunia digital.
• Membuat komunitas di sekolah, misalnya: komunitas bloger
sekolah, komunitas YouTuber sekolah, dll.
4. Memotivasi
siswa dengan cara mengadakan perlombaan dan memberikan hadiah atau penghargaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar